Kurang lebih 3200 pembaca Rss Feed sudah bergabung, Sudahkah anda?

15 Cara Untuk Mengembangkan Rasa dan Sifat Sabar



1. Jangan terlalu memikirkan mengenai masalah, sakit kepala dan kesakitan serta mengharapkan simpati dan perhatian daripada orang lain.

2. Terimalah hakikat bahawa lebih banyak perhatian yang anda berikan kepada perkara-perkara ini lebih teruklah keadaan anda nanti. Semua perkara akan menjadi kelam kabut dan hati anda terluka dan berasa tidak sabar kerana orang lain tidak ambil peduli.

3. Jangan fikir anda harus menunjuk kepada orang lain bahawa anda berada dalam keadaan yang betul dan dapat memenangi hati mereka dalam setiap perkara yang anda lakukan.

4. Terimalah hakikat betapa sukarnya untuk menyenangkan hati setiap orang pada setiap masa. Pastikan bahawa anda bersikap adil dan wajar dan biarkan masa menentukannya.

5. Jangan fikir anda mengetahui benar apa yang terbaik untuk orang lain.

6. Terimalah hakikat sementara anda boleh terus cuba memujuk, tetapi akan menimbulkan kesusahan untuk mengharapkan mereka melakukan apa yang anda hendakkan. Ini tentunya mencetuskan ketidaksabaran ke atas kedua-dua pihak.

7. Jangan memikirkan bahawa kerana terdapat mereka yang tidak bersetuju dengan anda, mereka bersifat tidak wajar terhadap anda.

8. Terimalah hakikat bahawa manusia berhak kepada pandangan yang dikemukakan. Anda mengharapkan mereka membenarkan anda mendapat hak yang sama itu.

9. Jangan fikirkan mengenai semua perkara buruk yang akan berlaku ke atas diri anda.

10. Terimalah keadaan bahawa setiap orang mempunyai masa rehatnya. Cuba lihat di luar daripada diri anda.

11. Bersimpati terhadap orang lain akan membantu anda bersifat lebih sabar.

12. Jangan fikirkan bahawa sifat yang tidak menentu itu (moodiness) dalam diri seseorang adalah terlalu penting.

13. Terimalah hakikat kadangkala diri kita yang baik inipun boleh mengalami sifat berubah-ubah atau tidak menentu itu. Hadapilah dengan tenang dan cubalah kawal sifat berubah-rubah diri anda itu.

14. Jangan fikir bahawa cita-clta dan apa yang anda kehendaki adalah terlalu penting.

15. Terimalah hakikat bahawa wujudnya kesulitan jika terlalu mengharapkan sesuatu perkara dalam hidup, terhadap diri anda dan orang lain. Jika anda terlalu berharap, kedukaan dan kekecewaan akan menjadikan anda sedih dan berkelakuan hilang sabar.
[Read More...]


alasan mengapa kita membaca Alquran meskipun tidak mengetahui satupun artinya??




Mengapa kita membaca Alquran meskipun tidak mengerti satupun artinya?

mungkin hal itu pernah hinggap dipikiran agan agan sekalian ..

bener gak gan??
dan gak bisa dipungkiri kalo cuma segelintir yang memahami arti dari Alquran ..
Jadi, kenapa kita masih membacanya? walau tak mengerti artinya?

mungkin cerita dari TS berikut bisa membuat agan agan mengerti kenapa kita harus membaca Alquran..

Ada Sebuah Cerita Nih!!!
Seorang muslim tua Amerika tinggal di sebuah perkebunan/area di sebelah timur Pegunungan Kentucky bersama cucu laki-lakinya. Setiap pagi Sang kakek bangun pagi dan duduk dekat perapian membaca Al-qur’an. Sang cucu ingin menjadi seperti kakeknya dan mencoba menirunya seperti yang disaksikannya setiap hari.
Suatu hari ia bertanya pada kakeknya : “ Kakek, aku coba membaca Al-Qur’an sepertimu tapi aku tak bisa memahaminya, dan walaupun ada sedikit yang aku pahami segera aku lupa begitu aku selesai membaca dan menutupnya. Jadi apa gunanya membaca Al-quran jika tak memahami artinya ?

Sang kakek dengan tenang sambil meletakkan batu-batu di perapian, memjawab pertanyaan sang cucu : “Cobalah ambil sebuah keranjang batu ini dan bawa ke sungai, dan bawakan aku kembali dengan sekeranjang air.”
Anak itu mengerjakan seperti yang diperintahkan kakeknya, tetapi semua air yang dibawa habis sebelum dia sampai di rumah. Kakeknya tertawa dan berkata, “Kamu harus berusaha lebih cepat lain kali “.

Kakek itu meminta cucunya untuk kembali ke sungai bersama keranjangnya untuk mencoba lagi. Kali ini anak itu berlari lebih cepat, tapi lagi-lagi keranjangnya kosong sebelum sampai di rumah.

Dengan terengah-engah dia mengatakan kepada kakeknya, tidak mungkin membawa sekeranjang air dan dia pergi untuk mencari sebuah ember untuk mengganti keranjangnya.

Kakeknya mengatakan : ”Aku tidak ingin seember air, aku ingin sekeranjang air. Kamu harus mencoba lagi lebih keras. ” dan dia pergi ke luar untuk menyaksikan cucunya mencoba lagi. Pada saat itu, anak itu tahu bahwa hal ini tidak mungkin, tapi dia ingin menunjukkan kepada kakeknya bahwa meskipun dia berlari secepat mungkin, air tetap akan habis sebelum sampai di rumah. Anak itu kembali mengambil / mencelupkan keranjangnya ke sungai dan kemudian berusaha berlari secepat mungkin, tapi ketika sampai di depan kakeknya, keranjang itu kosong lagi. Dengan terengah-engah, ia berkata : ”Kakek, ini tidak ada gunanya. Sia-sia saja”.

Sang kakek menjawab : ”Nak, mengapa kamu berpikir ini tak ada gunanya?. Coba lihat dan perhatikan baik-baik keranjang itu .”

Anak itu memperhatikan keranjangnya dan baru ia menyadari bahwa keranjangnya nampak sangat berbeda. Keranjang itu telah berubah dari sebuah keranjang batu yang kotor, dan sekarang menjadi sebuah keranjang yang bersih, luar dan dalam. ” Cucuku, apa yang terjadi ketika kamu membaca Qur’an ? Boleh jadi kamu tidak mengerti ataupun tak memahami sama sekali, tapi ketika kamu membacanya, tanpa kamu menyadari kamu akan berubah, luar dan dalam.

betapa Menakjubkan nya Al-Qur'an, disaat kita membaca nya mampu memberi perubahan yang dahsyat terhadap kita, apalagi jikalau kita memahami arti dan maknanya. Subhanallah.
dengan membaca Alquran berarti kita mampu mengubah diri kita menjadi lebih baik dan pastinya mendapat limpahan pahala dari yang di atas

SUMBER
[Read More...]


Rajah Kalacakra




Lama Nih gak posting Kali Ini saya akan Memberitahu Tentang Rajah Kalacakra
Tulisan yang tergores di dada Batara Kala yang kemudian dapat dibaca oleh Batara Wisnu yang menyamar sebagai dalang Kandhabuwana. Munculnya Rajah Kalacakra itu pada upacara ruwatan dengan cerita Murwakala. Karena hal itu, Batara Kala kemudian mengikuti kehendak Batara Wisnu.

Mantra untuk mengenyahkan berbagai kekuatan magis jahat yang mengganggu kesentosaan lahir batin pada waktu berlangsung upacara ruwatan bagi para bocah sukerta.
Mantra Rajah Kalacakra dibaca berulang kali oleh ki dalang sewaktu memotong rambut bocah sukerta dan sewaktu memandikanya dengan air kembang.

Dalam bentuk sebagai jimat, mantra ditulis pada kain putih dan dilipat menjadi empat.

Mantra Kala Cakra:

Hong ilaheng,

Sang Hyang Kalamercu Katup,
Sun umadep, Sun Umarep,
Nir Hyang Kalamercu Katup,
Nir Hyang Kala Mercu Katup,
Nir Hyang Kala Mercu Katup.

YAMARAJA…JARAMAYA
YAMARANI…NIRAMAYA
YASILAPA…PALASIYA
YAMIRODA…DAROMIYA
YAMIDOSA…SADOMIYA
YADAYUDA…DAYUDAYA
YACIYACA…CAYASIYA
YASIHAMA…MAHASIYA

mungguh wis pada saguh
anggladi oyoting jati
sakmadyaning kuwat kulup
Narima yen kataman
isin panggawe dudu
ninggalaken laku ngiwa
oleha hayu swarganipun
Asal Usulnya
Rajah Kalacakra
hamurwakala dari kata purwa = asal=sumber=sebab kala = tali,pengikat=penyebab-rusak=sesat=bodoh=halangan jadi hamurwakala adalah introspeksi atau melihat ke dalam diri maksudnya hamurwakala atau meruwat adalah jalan untuk mengetahui sebab dan musababnya kita terikat atau dikuasai oleh kala, oleh kebodohan, kelaparan, kemiskinan, kesengsaraan, kejahatan, penderitaan yg tidak putus putusnya dalam hidup dan kehidupannya dan sekaligus memerangi, membebaskan, menghancurkan segala macam pengaruh kala dengan jalan menguasai RAJAH KALACOKRO Apakah pula yg dimaksud rajah kalacokro ? Rajah Kalacokro adalah senjata pamungkas untuk menghancur leburkan pengaruh dan kekuasaan kala.

konon senjata tersebut adalah milik Prabu Kresna yg merupakan senjata sakti untuk menjaga alam semesta dan semua isinya dari gangguan betara-kala (sumber, asal mula terjadinya kehancuran) Keduanya (Kresna & Kala) ada dan bersemanyam dalam hidup kita dalam diri pribadi manusia hidup keduanya merupakan dzat hidup yg saling bertentangan, sebagai pokok kesadaran dan kebalikannya setiap manusia menurut ki dalang kanda buwana, rajah kalacakra berada di dada sang hyang kala. maka dari itu ketika prabu kresna mau menggunakannya bersabdalah sang prabu; "niat ingsung matek aji, ajiku rajah kalacakra kang ana dadane sang hyang kala" dan ketahuilah, bahwa senjata rajah kalacakra adalah senjata keberanian, senjata kejujuran dan kesucian hati.

senjata yg mempunyai ruang lingkup tak terbatas , yg berkuasa terhadap lahir dan bathin, sukma-jiwa dan raga untuk itu siapapun yg hendak menguasai rajah kalacakra, kuasailah diri pribadinya sendiri dulu, dgn hamurwakala, sehingga kita bisa menempatkan diri kita dgn benar atas kegunaan ilmu-ajaran yg sesuai dgn bakat dan kemampuan diri kita atas dasar kebenaran, untuk meluruskan dan memperbaiki gerak hidup dan rasa sehingga pikiran dan buah perasaannya yg kacau balau bisa diluruskan kembali dgn jaran2 kebaikan dan kebenaran, keagamaan dan ilmu pengetahuan yg bersatu padu sehingga dgn demikian kita akan terhindar dari pengaruh dan kuasa kala, kuasa ilmu dan ajaran2 yg menyesatkan, yg menghancurkan kepercayaan-iman kita terhadap kekuasaan Yang Maha Tinggi, Tuhan kita Yang Maha Esa demikian besar pengaruh dan rongrongan kala, ada pada setiap penjuru dan saat. maka dari itu kita perlu melihat kembali sejarah hidup kita sesuai dgn yg kita kehendaki, artinya sampai dengan kemungkinan utk bisa menemukan-mengetahui sebab2 dari penmgaruh kala, sekaligus jalan keluarnya. dengan Hamurwakala kita berusaha utk bisa menguasai pahit getirnya hidup dan kehidupnnya Demikianlah bahkan ada yg dengan melakukan upacara2, doa2 menurut kepercayaannya masing2, sekuasanya dan semampunya, baik secara perorangan maupun secara kelompok
HANYA SAJA .....
tidak sedikit diantara mereka yg keliru dalam anggapannya bahwa
"hanya dgn meruwat-melakukan upacara2" yg serba baik dan lengkap itu sudah cukup dan sebenarnyalah meruwat-hamurwakala adalah selalu dihubungkan dgn usaha utk menyelamatkan diri-orgn banyak dari ikatan/belenggu kala. dan di lain hal, pahit getirnya hidup adalah merupakan ujian iman kita, apakah kita cukup tahan uji dan tidak patah semangat, atas segala cobaan dan apakah kita tidak mati pula dam hidup, mati pikirannya, mati kesadarannya, mati usahanya dll
dan yg demikian sering terjadi sehingga walaupun diadakan selamatan korban, upacara2 dgn penuh doa2 dan puja mantra tetap saja hasilnya.(tidak memuaskan)
Itulah karena kesalahan dari ketidak tahuan ttg isi dan maksud dari meruwat yg intinya pada rajah kalacakra. dan yg benar akhir dari tujuan meruwat adalah bertobat dan memasrahkan diri pertibadi-keluarga-kelompok dll kepada kebijaksanaan dan keadilan Tuhan yg Maha Hidup dan Maha Pengampun.
Demikian karena dalam upacara-selamatan meruwat biasanya mesti ada doa-doa, pujian2, kelengkapan upacara dan acara kontrol diri dan bertobat atas segala kesalahannya dan berterima kasih atas segala rahmatnya. Maka dari itu KENALILAH DIRI PRIBADINYA SENDIRI.
[Read More...]


Penguat sinyal - Membuat antena WajanBolic e-goen



Bahan yang dibutuhkan untuk membuat akses Internet menggunakan antenna wajanbolic adalah :
1. Tutup panci atau Wajan penggorengan
2. Pralon 3" buat feeder
3. Tutup pralon 3" : 2 bh
4. Pralon 1" , buat support pemasangan Wifi USB
5. Tutup pralon 1" : 1 bh
6. Baut besar : 1 bh
7. Baut kecil : 1 bh
8. Lakban Aluminum, untuk melapisi pralon 3" yg dipakai buat feeder. Bagi anda yang kesulitan untuk memperoleh lakban aluminium dapat menggunakan aluminium foil dan lem pralon.
9. Pipa listrik yg kecil (diameter 1 cm), untuk pelindung sambungan kabel UTP
Rubber Tape, untuk menutup Pipa listrik

Konsetruksi antenna wajanbolic :
1. membuat dudukan untuk USB WLAN dari pralon 1", yang dilapisi oleh lakban aluminium, sehingga berfungsi seperti antenna kaleng.
2. lubangi tengah-tengah wajan
3. dudukan pipa pralon dengan USB WLAN di muka wajan.
4. perpanjang kabel USB dengan menggunakan kabel UTP.

Sedikit perhitungan posisi aluminium tape terhadap dasar wajan.
1. Lokasi fokus wajan adalah f=D^2/(16xd) dimana D adalah diameter wajan, dan d adalah kedalaman wajan.
2. Posisi USB wifi adalah 3/4Lg, kira-kira 5.2-5.3cm untuk pralon 3".
Ukuran Antenna Wajanbolic e-goen. Total panjang pipa pralon yang digunakan adalah fw + 20cm. Dimana fw adalah Dw^2 / (16 * dw). Dw adalah diameter Wajan yang digunakan, dan dw adalah kedalaman Wajan.


Foto Sudah Jadi.

[Read More...]


 

AboutMe

Foto saya
Malang, JaTim, Indonesia

Followers

Return to top of page Copyright © 2010 | IndoreL Converted into Blogger Template by HackTutors